Mau Pilih yang Mana, Prestasi atau Organisasi?


Mahasiswa adalah cikal bakal penerus bangsa yang beridealisme, berintegritas, dan berintelektual. Jika kehidupan mahasiswa hanya seputar di kelas lalu pulang atau hanya bertemu teman nongkrong di kantin, apakah itu cukup baginya? Tentu saja tidak, jika hanya seperti itu, mahasiswa tidak akan menjadi orang yang hebat nantinya. Sebab mereka harus berprestasi dan juga perluh berorganisasi untuk menunjang karirnya. Namun seperti yang kita lihat, bahwa saat ini ada dua hal yang kadang diperdebatkan, manakah yang lebih penting prestasi atau berorganisasi? Menurut saya, kedua hal itu sangatlah penting, mengapa? Nah karena sebab hal inilah yang perluh kita bahas lebih lanjut. 

Pertama, mahasiswa yang berprestasi adalah mereka yang mampu mengubah dirinya ke arah yang lebih baik, yang memiliki bakat tidak hanya dalam kelas tetapi juga di luar kelas. Karena mahasiswa yang berprestasi ialah seorang mahasiswa yang memiliki bakat dan mengembangkan serta membuat karya atas kemampuan yang dimilikinya tidak hanya untuk dipendam. Mereka dikatakan berprestasi karena melakukan sesuatu hal yang lebih baik dari mahasiswa lainnya. Prestasi mereka tentu saja tidak akan menjadi hitam di atas putih. Bahkan prestasi yang diraih mahasiswa dapat digunakan untuk mempermudah mendapatkan pekerjan setelah lulus kuliah. Di sisi lain, prestasi yang mereka dapatkan tentu saja suatu kebangaan bagi orang tua, teman-teman, pendidik, dan almamater sekalipun. 

Kedua, mahasiswa yang berprestasi tentu akan menjadi panutan bagi teman-teman atau juniornya. Secara tidak langsung tanpa kita sadari prestasi mahasiswa tersebut tentu akan menggetarkan hati mahasiswa lainnya. Memberi stimulus minimal untuk menjadi seperti dia atau malah ingin lebih baik dari dia. Motivasi seperti ini tentu dibutuhkan untuk menguatkan mental mahasiswa bahwa menjadi mahasiswa harga mati untuk berprestasi. 

Selain prestasi, mahasiswa juga perluh berorganisasi. Organisasi dalam kuliah sering dikatakan tidak perlu atau hanya menyibukkan diri saja, menyita waktu sehingga tidak fokus bahkan ada yang beranggapan bahwa berorganisasi memperlambat kelulusan kuliah. Kadang itu ada benarnya, namun hal itu tergantung pada esensi awal masing-masing orang untuk berorganisasi. Lalu apa pentingnya berorganisasi? Ada bnayak alasan logis dan manfaat yang bisa kita dapat sebagai mahasiswa jika menjadi organisatoris. 

Yaitu, mahasiswa yang berorganisasi tentunya akan memiliki interaksi sosial yang baik, mereka dibiasakan untuk berkomunikasi dengan banyak orang dalam sebuah organisasi itu. Hal itu menyebabkan proses interaksi sosial juga diasah dan lambat laun kemampuan mereka akan tercipta. Lalu bagaimana jika seorang mahasiswa tidak berorganisasi? Mahasiswa yang tidak mengikuti organisasi akan menjadikan dirinya kesusahan untuk beradaptasi dengan lingkungan maupun suasana yang baru. Hal ini akan berdampak pada kemampuan bersosialisasi dilingkungan masyarakat atau teman yang baru.

*Karya Jumiati, Mahasiswi STAIN Majene, Jurusan Ushuluddin Adab dan Dakwah
Lebih baru Lebih lama