Hari AIDS Sedunia 2013

Pandawara Grup: Aksi Membersihkan Sampah di Sungai oleh 5 Orang Pemuda

Foto oleh Pandawara Grup

Belakangan ini ada lagi satu pergerakan kepedulian lingkungan yang trending dan banyak mendapatkan perhatian dari warga, yaitu barisan Pandawara.

Pandawara grup terakhir banyak dibahas, karena tindakan mereka dalam bersihkan sampah sungai dengan alat simpel. Tidak bermain-main, tindakan pembersihan sampah sungai yang sudah dilakukan bukan sampah simpel, tetapi betul-betul timbunan sampah yang telah tutup permukaan sungai.

Apa yang membuat tindakan dari Pandawara banyak sekali menarik perhatian?

Tindakan 5 sekawan untuk lingkungan

Foto oleh Pandawara Grup

Pandawara grup bukan barisan yang dituruti oleh beberapa orang. Mereka sebetulnya cuma terbagi dalam 5 orang pemuda lelaki di Bandung yang bila disaksikan dari penampillanya dapat disebut sama dengan anak muda saat ini.

Tersingkap bila awalannya mereka lakukan tindakan pembersihan sungai dari sampah karena mempunyai kegelisahan atas musibah banjir yang sering terjadi, di lingkungan sekita rumah masing-masing. Mereka ingin sedikit memberi jalan keluar, karena pemicu banjir rupanya ialah saluran sungai yang terganggu oleh sampah.

Sekitaran enam bulan kemarin, pergerakan itu diawali diimbangi dengan kegiatan penyeling mendokumenkan aktivitas yang sudah dilakukan, jadi content video di sosial media TikTok.

Bukan mempunyai tujuan untuk trending, pembikinan content diterangkan karena mereka ingin memberikan inspirasi dan memberi semangat ke beberapa orang lain agar semakin perduli dengan sampah, bahkan juga lebih bagus bila bisa lakukan hal sama.

Bukanlah hal gampang lakukan pembersihan sampah di sungai Indonesia, yang sudah diketahui jadi tempat dari beragam tipe sampah yang tidak terpikir awalnya. Untuk ukuran satu kelompok anak muda yang serupa sekali tidak terlatih, pasti hal itu jadi rintangan besar.

Awalannya beberapa pemuda Pandawara grup ada yang alami kesusahan, jatuh di genangan sampah yang berbau sudah tentu, muntah karena berbau sampah yang tidak terhindar apalagi, ditambahkan ‘bonus' sewaktu-sewaktu terserang tusukan beling secara tidak tersangka pada tempat tertentu.

Menyaksikan pada beberapa video awalnya di account TikTok @pandawaragroup, mereka memang terlihat cuma kenakan peralatan simpel. Tetapi seiring waktu berjalan, mereka mendapatkan banyak bantuan dan support yang seutuhnya digunakan untuk lakukan pergerakan pembersihan.

Sekarang kelihatan, jika mereka telah mempunyai peralatan yang lebih mencukupi. Dimulai dari baju jumpsuit anti air, sepatu boot, sarung tangan, sampai alat pengait sampah.

Tuduhan untuk sekadar konten


Hal yang sudah dilakukan memang mulia, tetapi ternyata ada banyak yang berpikiran negatif dengan tindakan yang diakukan Panawara grup. Cukup banyak beberapa orang terutamanya khalayak di dunia maya, yang menunjuk barisan anak muda ini lakukan tindakan pembersihan cuma untuk content semata-mata.

Ketahui tuduhan itu, Pandawara grup ternyata bergerak. Mereka malah menyikapi dengan masih tetap lakukan tindakan pembersihan pada beberapa sungai yang dikuasai sampah.

Saat ditanyakan berkenaan gagasan yang hendak dilaksanakan di depan, mereka akui belum ingin meluaskan capaian sungai yang dibikin bersih apa lagi sampai di luar kota. Argumennya, mereka ingin terlebih dahulu jaga dan bersihkan sampah di daerah sungai dekat sama teritori rumah mereka.

“Kami berlima janji ke diri kita untuk jadiin movement ini sebagai habit. Kami juga bicara ke rekan-rekan di sosial media jika tidak boleh menjadikan ini sebagai trend, karena trend itu kan tidak selama-lamanya ada. Dapat mendadak lenyap. Sebaiknya jadi habit saja,” tutur mereka, mencuplik CXO Media.
Lebih baru Lebih lama